hover animation preload
Tampilkan postingan dengan label tips trick. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips trick. Tampilkan semua postingan

Tips Membuat Catatan Efektif
by D.E.F in ,



Ketika guru mengajar dan menerangkan materi ke kamu, sampai paling tidak kamu mencatat apa yang diterangkan itu terutama pelajaran yang semacam uraian. Jangan hanya masuk kuping kanan keluar kuping kiri. Tapi mencatat pun tidak perlu semua yang guru ucapkan dari kata pertama sampai kata terakhir. Di sini kamu mencatat untuk bantu daya ingat, bukan nulis cerpen apalagi novel. Cukup mencatat poin pentingnya dan penjelasan seperlunya saja yang disebut mencatat dengan efektif.



Alasan Mencatat
Mencatat dapat meningkatkan daya ingat, kebanyakan dari kita mengingat dengan sangat baik, ketika kita menulis, tanpa mencatat dan mengulanginya kebanyakan orang hanya mampu mengingat sebagian kecil materi yang mereka baca atau mereka dengar kemarin.
Salah satu caranya dengan sistem C: TS "Catatan: Tulis dan Susun", bukan CBSA "Catat Buku Sampai Abis".
"Catatan Tulis dan Susun" memudahkan kamu untuk mencatat pemikiran dan kesimpulan kamu, bersama-sama dengan bagian-bagian kunci pembicaraan atau materi bacaan.

Perbedaan Penulisan dan Penyusunan Catatan
Penulisan catatan adalah mendengarkan apa yang dibicarakan oleh guru seraya menulis poin-poin pentingnya.
Penyusunan catatan berarti menuliskan poin-poin pentingnya. Penyusunan catatan berarti menuliskan pemikiran, simpulan dan kesan kamu sendiri sambil mendengarkan materi yang disampaikan.
Catatan Tulis dan Susun adalah cara menerapkan pikiran sadar dan bawah sadar kamu terhadap materi dengan cara sadar. Ketika pikiran sadar kita berpusat pada materi dan proses menuangkan di atas kertas, pikiran bawah sadar kita beraksi, membentuk kesan, membuat hubungan-hubungan yang koheren, dan melakukan keseluruhan pekerjaan secara otomatis.


Beberapa Kiat yang Bisa Bantu Kamu Buat Catatan yang Efektif

1. Mendengarkan Secara Aktif
Coba dengarkan benar-benar waktu guru menerangkan. Lalu tanyakan pada diri kamu sendiri dalam benak kamu, "Apa yang dapat diharapkan guru untuk aku pelajari? Kenapa? Apa yang dibicarakannya? Apa hubungannya dengan masalah ini? Pentingkah itu? Apakah itu merupakan sesuatu yang perlu aku ingat?" bertanya seperti itu membuat lebih mudah menyeleksi dari yang penting dan yang tidak penting.

2. Memperhatikan Secara Aktif
Perhatikan petunjuk-petunjuk yang dapat kamu peroleh dari guru, pembicara atau dari bahan bacaan kamu. Petunjuk itu seperti judul, kata-kata bercetak tebal, cetak miring, gambar, grafik, diagram atau dari outline yang berisi topik-topik penting.
Setiap guru/ pembicara punya gaya menerangkan yang berbeda dan unik, kamu bisa ambil poin-poin penting dengan akrabkan diri kamu dengan gaya mengajar tersebut. Pusatkan perhatian kamu pada ekspresi wajah, gerak-gerik, gerakan tubuh, dan nada suara yang tinggi atau rendah dari beliau, perhatikan juga ketika ia mengulangi gagasan atau kata-kata juga tulisan-tulisan di papan tulis.

3. Partisipasi & Aktif Menanggapi
Jika kamu tidak paham atau punya pertanyaan, tanyakan dong! Jangan diam saja! Penelitian menunjukan bahwa orang yang menghadiri pertemuan pada umumnya menganggap pandai orang yang berpartisipasi. Jadi kalau masih bingung tanyakan saja, tapi benar-benar tanya untuk nambah pengetahuan, bukan hanya buat nampang saja. Buang jauh-jauh peribahasa "Banyak tanya kelihatan bodohnya". Yang harus kamu ingat, guru itu ngomong sama orang, bukan sama patung.

4. Tinjauan Awal
Jika kamu sudah tau yang bakalan dibicarakan oleh guru/ pembicara, pelajarilah materinya dan persiapkan informasi sebanyak mungkin sebelumnya. Mempunyai sedikit gambaran sebelumnya atau kamu mengenai poin-poin penting selama berlangsungnya pelajaran.
Kamu juga bakal tau konsep yang tidak jelas menurut kamu. Jadi kamu sudah siap mengajukan pertanyaan. Tidak perlu lama-lama, berjam-jam mempelajari sebelumnya, cukup beberapa menit saja.
Meninjau sebelumnya adalah salah satu cara yang paling efektif untuk memastikan pemahaman.

5. Membuat yang Auditorial Menjadi Visual
Catatan kamu bersifat pribadi & berarti bagi kamu, seperti halnya foto. Foto dari pengalaman selama liburan atau momen-momen penting, bakalan bangkitkan aliran kenangan yang luar biasa, hal-hal yang kamu kira sudah kamu lupakan bakal ingat lagi deh!
Ketika kamu memasukkan satu informasi, abadikanlah gambar dari informasi itu, dengan menambahkan tambahan visual, gambar, anak panah atau yang lain. Dengan cara ini, catatan kamu, bahkan ketika dilihat kembali beberapa bulan setelah itu akan mengingatkan kamu secara langsung pada materi yang penting pada saat itu, dan yang perlu diingat kembali kini. Tapi ingat, tidak perlu gambar yang berlebihan atau yang jorok, yang diprioritaskan catatannya bukan gambarnya.
sumber : scribd.com

Comments (1)

Optimalkan Pencarian Google
by D.E.F in

Google. Sebuah kata yang tidak asing lagi bagi para penjelajah dunia maya. Situs raksasa yang satu ini tampaknya telah menguasai dunia maya dengan berbagai fitur yang terus up-to-date. Sekedar informasi, Google pada awalnya diciptakan pada Januari 1996 oleh Larry Page dan Sergey Brin, dua mahasiswa Ph. D. di Universitas Stanford, California yang tentunya mereka kini telah menjadi orang yang sukses karena kreatifitasnya.

Nah, karena tampilan situs yang sederhana dan mudah dipahami, Google menjadi stasiun awal para penjelajah web untuk mulai browsing di internet. Masalahnya sekarang, apakah kita telah benar-benar memaksimalkan semua fitur pencarian canggih yang disediakan Google? Saya rasa jawabannya adalah belum, banyak teman saya yang masih belum optimal dalam melakukan pencarian di Google sehingga mereka tidak bisa menemukan apa yang mereka cari. So, dalam artikel ini akan saya jelaskan beberapa tips dan trik yang akan memudahkan kita mencari informasi melalui Google. Here we go!

I’m Feeling Lucky/Saya lagi Beruntung
Fitur ini merupakan fitur andalan Google. Jika kita meng-klik tombol ini pada saat melakukan search, maka kita akan langsung ditujukan ke sebuah website yang dianggap paling relevan. Misalnya, kita mengetik Universitas Airlangga lalu meng-klik I’m Feeling Lucky, maka kita akan langsung diforward ke homepage Unair.
Kata-kata kuci pembantu
Filetype : mencari dengan tipe-tipe file yang diinginkan. Misalnya, kita mengetik Pancasila filetype:pdf, maka hasil dari pencarian yang kita lakukan hanya akan menampilkan file-file pdf yang memiliki judul Pancasila atau ada kata pancasila di dalam pdf tersebut.
Intitle : mencari halaman web dengan judul yang diinginkan. Intinya sama, jika kita menulis intitle: devezzfil, maka hasil pencarian akan menampilkan semua situs yang memiliki judul devezzfil.
Link : untuk mengetahui halaman yang berhubungan dengan halaman yang diketik. Misalnya kita mengetik link:indowebster.com, maka hasilnya akan menampilkan semua situs yang mempunyai link dengan situs indowebster.com.
Define : mencari web yang menjelaskan arti dari suatu kata, jadi ini seperti kita mencari sebuah arti di kamus. Misalnya kita mengetik define:phobia, maka hasilnya akan berupa semua situs yang menjelaskan tentang pengertian phobia.
Info : digunakan untuk mencari informasi tentang orang atau benda yang ingin diketahui. Misalnya kita mengetik info:harry potter, maka hasil pencarian akan menampilkan beberapa situs yang memuat info mengenai Harry Potter.
Site : digunakan untuk mencari sebuah informasi di sebuah situs tertentu. Misalnya kita mengetik ebook site:indowebster.com, maka hasilnya hanya akan menampilkan kata ebook dari situs indowebster.com.
Advance Search/Penulusuran Lanjutan
Jika kita menginginkan hasil yang benar-benar spesifik, maka tidak ada salahnya mencoba fitur ini. Jika kita meng-klik Advance Search maka akan ada beberapa pilihan yang rinci tentang pencarian yang ingin dilakukan dan hasil dari pencarian ini akan sangat efektif jika kita benar-benar paham apa yangakan kita cari di Google.
Pencarian menggunakan logika komputer
“___” : jika kita mencari sebuah kata dengan tanda kutip, maka hasil yang ditampilkan hanya akan menampilkan sebuah frasa dengan tepat. Misalnya, kita mengetik “Devic Ezzalion Filbert”, maka hasilnya hanya akan menampilkan situs yang memuat kata “Devic Ezzalion Filbert”. Pencarian dengan tanda kutip ini sangat berguna jika kita hendak mencari nama orang.
Tanda ‘+’ atau kata ‘and’ : Mencari informasi yang mengandung dua kata atau lebih yang kita tentukan.Misalnya, wallpaper + free + download, hasilnya adalah situs yang setiap halamannya mempunyai ketiga kata tersebut.
Tanda ‘-’ atau kata ‘not’ : untuk menghilangkan hasil pencarian yang tidak diinginkan. Misalnya kita mengetik kata kunci, Honda + motor – vario, maka hasilnya adalah situs yang setiap halamannya mempunyai kata ‘honda’ dan ‘motor’ tetapi tidak mengandung kata ‘vario’
Kata ‘or’ : mencari dua kata atau lebih sebagai alternatif. Misalnya, Indonesia + hacking or carding akan menampilkan kegiatan hacking atau carding di Indonesia.
Yap. Beberapa trik diatas akan sangat membantu kita jika ingin menemukan apa yang kita cari dengan cepat dan tepat. Apalagi jika kita mencoba mengombinasikan cara diatas menjadi sebuah kata kunci dalam pencarian, maka 90% hasil pencarian kita akan memuaskan. Sebagai informasi, dalam pencarian di Google huruf kapital atau huruf kecil tidak akan mempengaruhi hasil pencarian, jadi jika kita mencoba search “Akuarium” maka hasilnya pasti akan sama jika kita search dengan menggunakan kata “akuarium”.
Ok. Happy Googling!
Comments (0)